Penulis: | Kamis, 07 Februari 2013 - 13:30:45 WIB
Anggaran Mencapai Rp.1,9 M, Kejari Langkat diminta Untuk Segera Mengusut Anggaran PTT Yang Di Duga F

Kategori: HUKUM - Dibaca: 255 kali

LANGKAT, Rakyat Media-Elemen Masyarakat,meminta kepada Kejari Langkat Dr.H.Asep Nana Mulyana SH,untuk segera mengusut tuntas terkait dana anggara belanja Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang di duga mencapai Rp.1,9 Milyar lebih pada Tahun Anggaran 2012,Di tubuh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Langkat tersebut karena anggaran PTT tersebut banyak yang fiktif.

Diantaranya Pegawai Tidak Tetap Tersebut (PTT) yang di duga fiktif sebagai berikut : Pegawai honor Teknisi Listrik Sebanyak 4 Orang tapi di Anggarkan Oleh Pihak dinas Kebersihan menjadi 48 orang dengan gaji perorangnya Rp.1.5 Juta dengan total anggaran Rp.72.Juta.

Pegawai honor Mekanik Otomotif satu Orang tapi di anggarkan menjadi 14 orang dengan gaji Rp.1.5 Juta dengan total anggaran mencapai Rp.18 juta. Pegawai Honor Pembantu Mekanik otomotif sebanyak 2 orang di anggarkan menjadi menjadi 24 orang dengan gaji Rp.1.1 Juta dengan total anggaran mencapai Rp.26 Juta.

Pegawai Honor mekanik Las satu Orang di buat dalam anggaran menjadi 12 orang dengan gaji perorangnya Rp.1.1 Juta dengan total anggaran Rp.18 Juta Dan kemudian Pegawai Honor Petugas sapu sebanyak 134 orang dengan gaji perorang Rp.500 Ribu tapi di anggaran di buat menjadi 1.608 orang dengan gaji perorangnya Rp.800.Ribu,dengan total anggaran mencapai Rp.1,286.400.000. Pegawai honor kenek mobil sampah 36 orang tapi di buat dalam anggaran APBD menjadi 432 orang dengan gaji perorang Rp.850 Ribu,dengan total anggaran Rp.367.200.000.

Pegawai Honor petugas TPA 11 orang tapi di anggaran APBD di buat menjadi 132 orang dengan gaji perorang Rp.850 Ribu,dengan Anggaran Rp.112.200.000. Pegawai honor petugas becak 47 orang tapi di anggaran APBD di buat menjadi 564 orang dengan gaji perorang Rp.800 ribu dengan anggaran mencapai Rp.451.200.000. Honor petugas babat 14 orang di anggaran di buat menjadi 168 orang dengan gaji perorang Rp.950.Ribu dengan anggaran Rp.159.600.000, dan terakhir honor petugas parit sebanyak 60 orang tapi di anggaran APBD di buat menjadi 720 orang dengan gaji perbulanya Rp.850.ribu dengan anggaran Rp.612.000.000 Honor petugas taman alun-alun 9 orang di anggarkan menjadi 108 orang dengan gaji Rp.800 ribu total anggran Rp.86.400.000. Honor petugas taman 38 orang di anggarkan menjadi 456 orang dengan gaji Rp.800 ribu total anggaran mencapai Rp.364.000.000,petugas pembibitan 1orang di anggarkan menjadi 12 orang dengan gaji Rp.800 ribu total anggaran mencapai Rp.9.600.000.

Ungkap sumber di media ini. Syahmadi,S.Sos Selaku Kepala Dinas Kebersihan Dan pertamanan Langkat ketika di konfirmasi media ini,beberapa hari yang lalu mengungkapkan sangat terkejut adanya anggaran yang di mark-up ataupun adanya para pegawai harian tidak tetap di dinas yang dia pimpin,”tapi anggaran-anggaran di tahun 2012 itu bukan saya yang membuatnya,anggaran itu di buat semasa kadisnya Drs.H.Astaman yang sekarang menjadi Kakan Bapedda,dan saya hanya tinggal menjalani aja,tapi sepengetahuan saya itu tidak ada yang di mark-up ataupun fiktif.

Terpisah Mantan Kadis Kebersihan dan Pertamanan yang lalu Drs.H.Astaman yang sekarang menduduki jabatan kakan Bapedda Berulang kali di komfirmasikan media ini, rabu (6/2) tidak pernah berhasil seakan menghindar dari wartawan yang mencoba mengkomfirmasikan terkait masalah ini,di hubungi ke nomor Handphonenya pun tidak pernah aktif.(rm/Dedi Taufan SY)




0 Komentar :

Copyright © 2012 RakyatMedia.com. All rights reserved BR.