Penulis: | Senin, 11 Februari 2013 - 09:58:46 WIB
Kasus SPJ Fiktif DPRD Kampar Ngendap di Kejaksaan

Kategori: HUKUM - Dibaca: 310 kali

BANGKINANG, Rakyat Media-Wajar jika masyarakat terus menerus menyorot aparat penegak hukum di Kabupaten Kampar mandul. Pasalnya, masyarakat menilai aparat penegak hukum di daerah tersebut terkesan tidak serius menangani sejumlah kasus dugaan korupsi yang melibatkan oknum pejabat dan anggota DPRD.

Salah satu kasus dugaan korupsi yang hingga kini menjadi perhatian public adalah penanganan Kasus korupsi Surat Perjalanan Dinas (SPD) Fiktif di DPRD Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Kasus dugaan korupsi yang merugikan dana APBD Kampar 2009-2010 miliaran rupiah yang disebut sebut melibatkan Ketua dan sejumlah anggota DPRD Kampar tersebut hingga kini tak jelas proses hukumnya. Informasi diperoleh Rakyat Media dari sumber di kantor DPRD Kampar mengungkapkan, kasus korupsi SPD fiktif ini sebelumnya ditangani penyidik Kepolisian setempat ini telah menetapkan dua tersangka dari Pegawai negeri Sipil (PNS) yakni Sekretaris Dewan (Sekwan) bernama Zunaida dan seorang staf Sekwan.

Ironisnya kedua tersangka sampai saat ini juga tidak kunjung ditahan. Bahkan, sejumlah oknum anggota DPRD Kampar yang saat itu diduga terlibat menanda tangani Surat Perjalanan Dinas Fiktif tersebut, baik yang saat ini masih bertugas di DPRD Kampar maupun yang sudah jadi anggota DPRD Provinsi Riau, sempat diperiksa aparat penegak hukum. Namun, tindak lanjut proses hukum terhadap wakil rakyat ini sama sekali tidak berjalan, ungkap sumber yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini.

Sumber itu menambahkan, oknum anggota DPRD Kampar, yang disebut sebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi SPD fiktif saat itu dan saat ini masih bertugas antara lain berinisial AF, MN, dan SS. Sedangkan sejumlah oknum lainnya ada yang sudah tidak aktif menjadi anggota DPRD lagi, ujar sumber Sementara itu, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, ketika di konfirmasi media ini melalui pesan singkat atau SMS ke ponselnya tak bersedia banyak komentar.

Fikri hanya menjawab singkat,” Soal itu Tanya saja sama Sekwan, saya gak tahu tuh. Atau lebih jelasnya, bapak Tanya sama pak Syafriadi, dia juga mantan anggota DPRD Kampar, balas Ahmad Fikri Mantan anggota DPRD Kampar Masnur, yang kini menjadi anggota DPRD Provinsi Riau, disebut sebut juga ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi SPD fiktif, ketika dikonfirmasi melalui ponselnya terkait kasus tersebut tak berhasil dihubungi meski nada sambung ke ponselnya berbunyi. Ketika dikonfirmasi lewat sms juga tak dijawab.

Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Wely, saat di konfirmasi Rakyat Media terkait tidak lanjut kasus tersebut belum lama ini di kantornya mengatakan, bahwa kasus dugaan korupsi SPD fiktif 2009-2010 prosesnya masih terus lanjut. Ketika ditanya, dua oknum yang terlibat dan dijadikan tersangka namun tidak ditahan. Kajari mengatakan, di Polisi dua tersangka ini juga tidak ditahan,” Kalau kami hanya menerima berkas dari kepolisian, di polisi juga mereka tidak ditahan, kami mengikuti penyidikan awalnya,” kata Kajari singkat(rm/mwd)




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Copyright © 2012 RakyatMedia.com. All rights reserved BR.