Penulis: sofian | Selasa, 16 April 2013 - 22:28:44 WIB
Jelang Pilkada Kabupaten Langkat
HUBUNGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI LANGKAT TIDAK HARMONIS
Kategori: PERISTIWA - Dibaca: 477 kali

 

Langkat, Rakyat Media – Jelang Pilkada Bupati Langkat  priode 2014-2019 yang dipercepat pada bulan September 2013 ini, membuat situasi dan suhu Politik di Kab. Langkat memanas. Hal ini terlihat dari hubungan Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH dan Wakil Bupati Bodiono.SE, yang sama sama akan maju menjadi orang nomor satu dalam Pilkada mendatang saat ini semakin retak.

Saat ini hubungan kedua pemimpin ini tidak harmonis lagi, bahkan keduanya jarang bertemu di berbagai acara pemerintahan. Majunya kembali Bupati Langkat H.Ngogesa Setepu untuk priode kedua ini, terbukti ketika Ngogesa Sitepu mendaftarkan dirinya untuk maju dalam Pilkada Langkat ke DPC PDI Perjuangan Langkat yang telah membuka pendaftaran Calon Bupati Langkat.

Sementara Wakilnya Budiono, SE selain melakukan grilya silaturahmi mencari dukungan untuk maju sebagai Bupati Langkat, belakangan initerus mencari dukungan dari masyarakat Kabupaten Langkat dengan memasang berbagai spanduk ukuran besar dan penempelan kelender 2013 bergambar wakil Bupati Langkat Budiono dengan judul “Bejo”.

Kurang harmonisnya hubungan Bupati dan Wakil Bupati Langkat belakangan ini sudah lama diprediksi sejumlah kalangan masyarakat Langkat. Apalagi keretakan atau tidak adanya seiring-sejalan sudah mulai terlihat sejak tahun pertama pasangan ini memimpin Kabupaten Langkat. Lantaran sang Wakil Budiono, SE meresa telah didzolimi oleh Bupatinya, dengan tidak diberikan porsi atau fungsinya sesuai dengan tupoksinya. Hanya disebutkan sebagai ‘ Ban Serap ‘ dipergunakan apabila diperlukan.

Hal itu juga sudah terlihat, pada tahun kedua menjelang ketiga, kepemimpinan pasangan Pengusaha lokal dan Anggota DPRD Langkat dari PDI Perjuangan ini, tampak Wakil Bupati Budiono, SE keluar dari rumah dinasnya di Stabat persis di depan rumah Dinas Bupati Langkat yang menjadi kantor Dinas Bupati Langkat, pindah ke rumah pribadinya di Desa Sambirejo kec. Binjai.

Dan acap kali Wakil Bupati ini tidak terlihat di kantornya di sebelah ruangan Kantor Dinas Bupati. Demikian juga istri Wakil Bupati ini juga setiap harinya aktif sebagai PNS di jajaran Pemko Binjai.

Akibat kurang harmonisnya hubungan Bupati dan Wakil Bupati Langkat saat ini, masyarakat sangat kecewa, kalaupun keduanya maju menjadi Bupati Langkat, kedua-duanya tidak lagi akan dipilih oleh masyarakat Langkat. Karena keduanya tidak bisa menjadi tauladan atau mewujudkan cita-cita masyarakat, hanya mengandalkan egoismenya. Keduanya tidak menempati Rumah Dinas yang telah disediakan oleh negara dengan anggaran APBD Langkat, disamping itu dalam kepemimpinan Bupati Langkat ini praktek Korupsi juga marak, dan anak Wakil Bupati Langkat ini juga bermasalah dengan PNS Bodong yang sedang ditangani pihak Poldasu.

Menurut sejumlah Elemen masyarakat kepada Rakyat Media.com, masyarakat Langkat diminta lebih jeli memilih pemimpin dalam Pilkada yang akan berlangsung di bulan September 2013 tersebut, termasuk tidak memlih kembali kedua Bupati dan Wakil Bupati Langkat ini.

Pasalnya, banyak bukti bahwa kedua pemimpin tersebut rentan konflik internal, dan praktek KKN ( khusus dari Keluarga Bupati Langkat ), tidak diwujudkannya janji-janji yang pernah disampaikan kepada masyarakat Langkat dalam Pilkada 2009-2014 lalu.(rm/red daerah).

 




1 Komentar :

Petir
20 April 2013 - 18:25:48 WIB

ebih baik kedua-duanya jangan dipilih kembali dalam Pilkadasung Bupati/Wakil Bupati Langkat, biar sadar keduanya.
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Copyright © 2012 RakyatMedia.com. All rights reserved BR.