Penulis: Supriyadi Redaktur Daerah Su,atera Utara | Kamis, 13 Juni 2013 - 20:46:29 WIB
Kejatisu Diminta Segera Mengusut Kadis PU Langkat Bambang Irawadi Terkait Kasus Korupsi DBD Senilai

Kategori: HUKUM - Dibaca: 527 kali

LANGKAT, Rakyat Media-Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara Chandra Purnama Senin lalu memberikan keterangan kepada wartawan terkait dugaan korupsi dana BDB yang terjadi di Dinas Pekerjaan Umum (PU) langkat TA 2012 yang diprediksi Kadis PU langkat Bambang Irawadi bakal terseret kepenjara.

Pasalnya indikasi korupsi senilai Rp 32 Miliar di instansi PU yang membidangi proyek di Kab.Langkat itu saat ini menjadi konsen pengusutan Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Kejatisu).Selain itu, indikasi korupsi yang mengguncang di tubuh Dinas PU langkat itu bisa menjadi presiden buruk bagi masyarakat di bumi Langkat yang bertuah ini, karena itu Bupati Langkat H.Ngogesa Sitepu,SH sudah seharusnya mengambil perhatian serius untuk mencopot Kadis PU Langkat Bambang Irawadi. Bila Bupati lamban mengambil perhatian sehingga kepemimpinan Ngogesa Sitepu selama 4,5 Tahun menjabat sebagai Bupati Langkat dinilai bobrok.

Selain itu Kasipenkum Kejatisu chandra Purnama seputar kasus dugaan korupsi yang melilit di PU langkat mengatakan siap mengusut tuntas indikasi korupsi di PU Langkat yang diduga melibatkan Bambang Irawadi."Kejati siap mengusut tuntas indikasi korupsi di Dinas PU Langkat,"kata chandra.

Dia menambahkan, pihaknya terlebih dahulu akan berkordinasi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat untuk mengetahui apakah temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) itu sudah ditangani.

“Kita akan berkordinasi terlebih dahulu dengan Kejari stabat. Jika temuan itu belum diselidiki, kita akan tangani,"tegas Chandra.

COPOT BAMBANG IRAWADI

Ditempat terpisah, Ketua Lembaga Kajian Masyarakat Marginal (LKMM) Muhammad, mendesak Kejati segera jemput bola kasus ini, sebab indikasi korupsi tersebut merupakan temuan BPK.“Kalau sudah temuan BPK, dimana letak keraguan penegak hukum BPK Lembanga kredibel.Jadi penegak hukum khususnya Kejatisu harus segera menghadiri Bambang Irawadi,"sebutnya.

Dibagian lain, Muhammad menghawatirkan indikasi korupsi di Dinas PU Langkat itu bisa berbuah pemikiran buruk terhadap eksistensi Bupati Langkat Ngogesa Sitepu yang tidak sungguh-sungguh memberantas korupsi di jajarannya.“indikasi korupsi Dinas PU Langkat itu menjadi berseberangan dengan semangat Bupati Ngogesa Sitepu memberantas korupsi. Jadi sebelum masyarakat Langkat berpikir macam-macam, Kadis PU Langkat Bambang Irawadi harus segera dicopot. Ini menunjukkan keseriusan Bupati terhadap pemberantasan korupsi,” tegasnya.

Adapun item-item korupsi.Sebelumnya,audit BPK di Dinas PU Langkat Tahun 2012 terungkap ke publik. Hasilnya, Miliaran Rupiah uang rakyat diinstansi itu terindikasi dikorupsi. Informasi dihimpun Rakyat Media Online, ada beberapa proyek kurang lebih Rp 21.535.000.000. terindikasi sesuai hasil audit BPK. Diantaranya proyek peninggian tanggul Desa Lama baru Kec.Sei Lepan Kab.Langkat dengan kode proyek 121304 dan nilai pagu anggarannya Rp 1.500.000.000.

Diduga terjadi manipulasi data dan mark up pada pekerjaan tersebut serta tidak sesuainya spesipikasi pekerjaan.Lalu ada proyek pengaspalan jalan hotmix di tani jaya sawit hulu Kec.Besitang dengan kode proyek 119304 dengan pagu anggaran Rp 3.250.000.000. Proyek itu diduga menyalah karena pekerjaannya tidak sesuai dengan spesipikasi pekerjaan dan diduga terjadi mark up bahan.

Selanjutnya, proyek pengaspalan jalan hotmix jalan pasar lintang menuju Dusun V Medan Kec.Babalan dengan kode proyek 118304, dengan pagu anggaran Rp 1 Miliar. Kemudian proyek pengaspalan jalan sampan getek bandar Pulo, Kec.Batang Serangan dengan kode proyek 117304, dengan pagu anggaran Rp 2 Miliar. Lalu proyek lanjutan pemeliharaan priodik dengan hotmix jalan Bakti Dusun VII Kec.Binjai dengan kode proyek 116304, dengan pagu anggaran 1.350 Miliar.

Proyek lanjutan pemeliharaan priodik dengan hotmix jalan Selesai Mancang Kec.Selesai, kode proyek 115304, pagu anggaran Rp 935 juta. Proyek pembuatan parit induk Desa Mekar sawit kode proyek 81304, pagu anggaran Rp 500 juta.

Proyek pembangunan parit beton di Kel.Tj.Langkat kode proyek 80304 dengan pagu anggaran Rp 450 juta. Kemudian, proyek peninggian tanggul Desa Lama Baru Kec.Sei Lepan dengan kode proyek 79304 pagu anggaran Rp 1,5 Miliar.

Lalu proyek pengaspalan jalan hotmix di Dusun IV Paya Kangkung Desa Kepala Sungai kode proyek 68304 pagu anggaran Rp 1 Miliar. Proyek pembuatan leaning parit di Dusun Banyu Urif Desa Tasik Litur Kec.sawit Seberang, kode proyek 67304, pagu anggaran Rp 600 juta. Proyek pembuatan parit beton di kampung Tani Desa Kuala Besilam, kode proyek 66304, pagu anggaran Rp 350 juta.

Proyek pembuatan parit beton Tanah X pasar I Desa Stabat lama, kode proyek 64304, pagu anggaran Rp 450 juta. Proyek pembangunan jalan rabat beton di Dusun I, IV, dan V, Desa Jaring Halus, kode proyek 63304, pagu anggaran Rp 350 juta. Proyek pembangunan taman bermain anak-anak di komplek lemtabah, kode proyek 60304, pagu anggaran Rp 500 juta.

Proyek peninggian tanggul dan rehap pintu klip persawahan pulau kampai Kec.Pangkalan Susu Kab.Langkat kode proyek 58304, pagu anggaran Rp 800 juta. Proyek lanjutan pembuatan bendung Desa lama, kode proyek 56304, pagu anggaran Rp 1,5 Miliar. Proyek lanjutan pembuatan tanggul di Desa Securai Selatan Kec.Babalan Kab.Langkat, kode proyek 55304, pagu anggaran Rp 1,5 Miliar.

Proyek lanjutan pembuatan tanggul di Desa Teluk meku Kec.Babalan, kode proyek 54304, pagu anggaran Rp 1 Miliar.Proyek pembuatan tanggul di Dusun tri Darma Desa Pematang Cengal, pagu anggaran Rp 900 juta. Proyek pembuatan bronjong di Desa Suka Ramai Kec.Padang Tualang, kode proyek 52304, pagu anggaran Rp 1,2 Miliar. Proyek lanjutan pengaspalan dengan jalan hotmix jalan Dusun II s/d IV Desa Paya Bengkuang Kec.Gebang, pagu anggaran Rp 1.250 Miliar, dengan kode proyek 35304.(rm/Red)




4 Komentar :

bejo
21 Juni 2013 - 07:10:01 WIB

kajari Hendri,skrg ini kan sdh sangat dekat kpd Bpk Bupati yang sangat pintar dalam lobi lobi untuk mengamankan para petugas hukum, karena dia sangat pengalaman di masa yang lalu, kucing datang dengan mata pura pura mendelik,kasih roti lalu dia pergi, tikus ketawa lagi yang hanya mementingkan diri sendiri. omong kosong katanya untuk rakyat(munafik)
Halilintar tar taar
18 Juni 2013 - 00:27:31 WIB

Pak Ka.Kejari yang baru tdk mungkin mengejar ikan teri seperti pendahulu nya yg hanya bisa nangani masalah korupsi yg kecil2 seperti T.Nelfan H yg korupsinya tak sampai 0,5 M. Kalau Pak Hendri pasti membidik yg besar seperti Pak Ir.BI Ka.Dinas PU (teman Tongat) & Pak Ali Mukti S Ka. Dinas Kelautan &Perikanan (kolega Amril/BKD) serta Pak SS Sekretaris Dinas Dikjar (adik sepupu Nuraida). Kalau programnya seperti itu, pusing jg Jaksa2 di Kejari Stabat mnghadapi Pak Hendri/Kajari. 'Selamat bertugas & Selamatkan diri' Pak Chairon P dan Pak Tansa Ginting, awas dijebak dan terjebak KPK Pak.
Petir
16 Juni 2013 - 19:46:16 WIB

Manalah mungkin oknum Kadis PU Langkat Ir. BI dicopot sama Bupati Langkat, karena mereka berdua punya sejarah hidup, selain teman sekolah dan teman muda dulu. Sekarang dilanjutkan sebagai sahabat, sebagai sama2 Koruptor uang setoran proyek 8-10 persen setiap bagi Proyek. Pak Kajari Stabat juga perlu tahu, dan periksa anak buah Bapak yang diduga sudah ' main mata 'dengan anak main oknum Kadis Ir. BI, termasuk Zul ( Ff ) dan Apr, serta sejumlah pemain akrobat proyek lainnya. Segera tangkap sajalah oknum Kadis Ir. BI sebelum Langkat kian hancur lebur akibat ulahnya bersama anak mainnya. Kita tunggu, aksi Pak Kajari Stabat dan Pak Kajatisu yang baru.
Dugem Jakarta
14 Juni 2013 - 23:24:41 WIB

32 M dan 53,9 M jumlahnya hampir mendekati yang katanya 88,6 M. Ataukah angka yg 88,6 M angka yang berdiri sendiri ?? Kalau yang 88,6 M bukan GABUNGAN 32 M + 53,9 M, maka LUAR BIASA betul JUMLAHNYA 88,6 + 53,9 + 32 = 174,5 M (Seratus tujuh puluh empat milyar lima ratus juta rupiah). Apakah tdk layak di incar KPK Pak ??.
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Copyright © 2012 RakyatMedia.com. All rights reserved BR.