Penulis: | Rabu, 21 November 2012 - 02:13:10 WIB
Polisi Tangkap Enam Pekerja Tambang Emas Tanpa Izin

Kategori: HUKUM - Dibaca: 277 kali

DHARMASRAYA, Rakyat Media - Enam orang pekerja tambang emas tanpa izin (illegal mining) atau dikenal pula dengan istilah “Kapal Dompeng” yang berada di aliran sungai Batang Hari kenegarian Batu Rizal, kecamatan Tiumang, kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, di tangkap oleh anggota Reskim Polres Dharmasraya pada Senin siang (19/12).
 
Penangkapan pekerja tambang emas ini berkat informasi dari masyarakat tentang maraknya aktifitas tambang emas yang berada di aliran sungai Batang Hari yang mengkibatkan erosi terhadap dinding sungai Batang Hari yang dikhawatirkan akan merusak kebun sawit dan karet yang berada di bawah sungai Batang Hari. Operasi razia penangkapan pekerja tambang emas tanpa izin ini di pimpin langsung oleh Kasat Reskim Polres Dharmasraya, Iptu Lazuardi bersama anggota ke TKP. Aktifitas dompeng di aliran sungai Batang Hari, kenegarian Batu Rizal, kecamatan Tiumang, kabupaten Dharmasraya memang sudah berlangsung lama.
 
Dari hasil pengejaran dan penangkapan tersebut, pihak kepolisian menangkap lima orang perkerja tambang emas dan satu orang pemilik kapal tambang emas dan barang bukti berupa alat mesin dompeng yang berada aliran sungai Batang Hari. Dari hasil penangkapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Chairul Aziz, SiK yang turut didampingi Kasat Reskim Polres Dharmasraya Iptu Lazuardi kepada Wartawan di Mapolres mengatakan, memang betul sekali dari pagi hingga sore hari, anggota Polres melakukan operasi rutin (razia) pada satu titik lokasi di aliran sungai Batang Hari, dan diamankan kapal lanting (kapal Dompeng) yang berada di aliran sungai tersebut.
 
Dalam razia tersebut ditangkap 6 orang pekerja dompeng dan pemilik kapal dompeng berinisial HA (32), dan pekerja tambang emas berinisial DR (34), PG (24), EN (20), SN (24), OS (26), kemudian barang bukti yang diamankan satu set mesin dompeng, peralon karpet untuk menyaring emas. Barang bukti dan para pelaku tambang emas diamankan di Mapolres Dharmasraya, dan pelaku dikenakan UU nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan menirial dan batu bara dengan ancaman hukuman lebih kurang sepuluh tahun penjara dan denda sepuluh miliar rupiah.
 
"Kami menghimbau kepada para pemilik tambang emas atau kapal tambang emas yang beroprasi tanpa izin untuk menghentikan aktifitas menambang di kabupaten Dharamsraya ini, karena dampaknya akan sangat merugikan masyarakat dan pencemaran air sungai dan lingkungan sekitarnya," tegas Kapolres.(RM/SO)



1 Komentar :

Paket Umroh Murah
04 April 2014 - 23:23:05 WIB

Sukses untuk web nya, semuanya bermanfaat
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Copyright © 2012 RakyatMedia.com. All rights reserved BR.