KORUPSILangkatPENDIDIKANSUMATERA UTARAUMUM

Kasi Paud Dinas Pendidikan di duga Meminta Jatah 45 Persen Untuk Pencairan Dana BOP 2020.

LANGKAT, RAKYATMEDIA.COM-Pengelolah Paud Seluruh Kabupaten Langkat mengeluh atas belum cairnya dana BOP tahun 2020 hingga saat ini. Belum cairnya dana Bantuan Operasi Paud di duga karena ada permintaan dari Dinas Kabupaten Langkat meminta jatah 45% kalau dana BOP ingin cepat di cairkan.

Menurut sejumlah pengelolah keterlambatan Pencairan Dana BOP tahun 2020 karena diduga di sengaja oleh pihak Dinas pendidikan Kabupaten Langkat. Ujar Sejumlah Pengelola PAUD. Sebab, Dinas Pendidikan mewajibkan setiap Ketua Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) di 23 Kecamatan wajib harus menyetor sebanyak 45% dan apabila tidak dilaksanakan kewajiban tersebut Bantuan Operasi Paud untuk pengelolah tidak akan di cairkan dan ijinnya akan di cabut. Terang sejumlah pengelolah paud yang tidak ingin di sebutkan namanya.

Menurut sejumlah pengelolah PAUD, pungutan sebesar 45% tersebut sudah tidak wajar lagi, karena kalau di pungut sebesar 45% untuk dinas, jadi kami harus belanja apa lagi untuk anak didik kami? Ujar sejumlah pengelolah Kami merasa terkejut atas permintaan orang dinas pendidikan atas pungutan sebesar 45% tersebut untuk setiap perkecamatan, yang nantinya akan di serahkan kepada Kasi PAUD berinisial AP. ” Pungutan 45% tersebut nantinya di peruntukan untuk Bupati, Kadis dan Sekretaris Pendidikan Langkat ” Terang Sejumlah Pengelola PAUD di Kecamatan.

Untuk di ketahui dana BOP yang di peruntukan untuk murid sebesar Rp.300.000 dan untuk murid Paud sekabupaten berjumlah lebih kurang sebesar 18000 ribu murid jika di kalikan 300.000 x 18.000 = 5.400.000.000 dan apabila di potong hingga 45% dinas pendidikan akan meraup hingga Rp.2.970.000.000 apabila terjadi pemotongan itu terjadi.

Terpisah, Terkait hal tersebut Kasi PAUD Dinas Pendidikan Langkat, Anton Prasetio saat di konfirmasi melalui Whats UP, Selasa (26/5/2020) hingga saat ini belum ada jawaban, Kadis Pendidikan Langkat, Syaiful Abdi ketika dikonfirmasi melalui sms mengataka ngak tau saya bang. Janganlah ada potong potong bang. Kan sudah saya buat surat edaran ke semua jenjang. Jangan ada pemotongan, dalam bentuk apapun.(rm/supriadi)

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button