BinjaiHUKUMKRIMINALSUMATERA UTARA

Aparat Penegak Hukum Tutup Mata, Judi Dadu Dan Laga Ayam Merajalela di Tandem Hilir

BINJAI, RAKYAATMEDIA.COM-Permainan Judi jenis dadu kopyok beserta judi laga ayam dalam satu tempat terbuka dengan omset puluhan juta rupiah setiap harinya, dengan lokasi di Pasar 7 Cina, Desa Tandem Hilir I Kecamatan Hamparan Perak, masuk Wilayah Hukum Polsek Binjai ( Tandem ) atau Polres Binjai, sampai sa’at ini masih bebas beroprasi tanpa ada tindakan tegas dari Aparat Hukum di wilayah ini.

Informasi yang dihimpun RakyatMedia.Com, di lapangan Senin ( 20/7/2020 ) termasuk keterangan dari sumber warga sekitar yang namanya minta tidak disebutkan namanya, mengakui permainan judi dadu dan laga ayam satu lokasi tersebut terkordinir dan diduga dibecking oleh oknum-oknum aparat tertentu, termasuk oleh sejumlah pria berambut cepak dan pria bertato, bahkan terkadang ada petugas datang ke lokasi perjudian tersebut, diduga hanya mengambil “ jatah “, ungkapnya.

Lokasi perjudian tersebut berada persis di bawah pohon kelapa sawit melintasi jalan perkebunan PTPN II Kebun Tandem Hilir tersebut, dan disebutkan sejumlah warga sekitar perjudian tersebut sudah sekian lama berlangsung dengan bebas, setiap harinya banyak sepeda motor dan mobil mewah ( pribadi ) keluar masuk ke lokasi perjudian tersebut, namun tidak pernah digrebek oleh Polisi, ungkap warga sekitar dengan nada heran.

Kalangan Masyarakat meminta Kapoldasu Irjen Pol Drs. Martuani Sormin beserta jajarannya untuk segera turun-tangan melakukan penertiban lokasi perjudian tersebut karena sudah meresahkan. Sementara itu Kapolres Binjai dan Kapolsek Binjai ( Tandem ) belum berhasil dikonfirmasi terkait perjudian secara terang-terangan ini.

Laporan : Supriadi MY Wartawan RM Sumut

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button