KORUPSILangkatSUMATERA UTARAUMUM

Petugas IB Distan Langkat Menjerit Dan Tuding Terjadi KKN Bantuan Ternak

LANGKAT, RAKYATMEDIA.COM-Sejumlah petugas Inseminasi Buatan ( IB ) di lingkungan Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan dan Perternakan Kabupaten Langkat sa’at ini menjerit dan malah menuding dugaan terjadi praktek KKN, selain merugikan para petugas yang bertugas di lapangan juga diduga merugikan Negara dan masyarakat khususnya Petani ternak.

Menurut Keterangan yang dihimpun RakyatMedia.Com, Senin ( 20/7 ) menyebutkan bahwa para petugas IB tersebut di lapangan telah bekerja untuk mensukseskan perternakan di Kabupaten Langkat tanpa mengenal waktu dan lelah, namun mereka kurang mendapat perhatian dari para Pejabat di Dinas tersebut, karena dana oprasional mereka disebutkan terus dipotong oleh oknum Bidang terkait disebutkan berinisial HS dan UK sebesar 20-25 persen sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2019.

Lebih lanjut menurut sumber Petugas IB yang merasa terdjolomi tersebut, sejak adanya pejabat baru untuk tahun 2020 yakni berinisial JK disebutkan juga masih dalam tekanan yang sama dengan pejabat lama, sehingga mereka menilai belum juga ada perubahan dalam penyaluran oprasional sebagai hak para petugas IB tersebut, ujar sumber.

Demikian juga dugaan terjadinya praktek KKN di lingkungan Dinas tersebut, sejak pejabat oknum HS dab UK, disebutkan meraup keuntungan dari berbagai bantuan seperti dana hibah perternakan dan Kementrian Pertanian yang diterima oleh Kelompok Tani sebesar Rp. 600 juta, dimana setiap Kelompok Tani untuk pembelian ternak Sapi.Dalam setiap tahunnya ada sekitar 10-15 Kelompok Tani yang menerima bantuan.

Para Petugas IB tersebut berharap terhadap pejabat baru selaku Kabid Johanes Ginting tidak terjadi lagi hal yang merugikan para petugas IB, diterima penuh tanpa ada potongan. Dan tidak ada laga fee atau ucapan teriamakasih dari Kelompok Tani sehingga dapat bermanfaat penuh oleh Kelompok Tani, harap sumber. Sementara itu Kadistan/Ketahanan Pangan Nasiruddin SP, belum berhasil dikonfirmasi termasik dengan masalah IB dan bantuan untuk Kelompok Tani tersebut.

Laporan : Supriadi MY Wartawan RM Sumut

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button