JAWA BARATTasik MalayaUMUM

Diwilayah KPH Garut Divisi Regional Jawa Barat & Banten Dinilai Rawan Ilegal Loging 

Hutan gunung Kaledong di awasi dan di kelola oleh pemerintah , khususnya KPH kabupaten Garut divisi regional Jawa Barat & Banten sebahagian di kelola oleh KPH kabupaten Bandung divisi regional Jawa & Banten.Kelestarian kawasan hutan perlu di waskat oleh semua pihak agar tidak terjadi perusakan, terutama harus di jaga ketat jangan sampai kecolongan masuknya para perambah hutan dan kawanan pelaku penebang liar

RAKYAT MEDIA.COM GARUT – Berbagai jenis kayu hutan di biarkan tumbuh alami di tanah gunung Kaledong yang terletak di wilayah kabupaten Garut Jawa Barat. Sekilas di pandang dari jarak jauh lereng – lereng gunung Kaledong saat ini masih hijau, berbagai jenis kayu masih tumbuh menyatu hampir berbentuk sebuah kawasan hutan. Sebagian jenis – jenis kayu hutan yang tumbuh secara alami di gunung tersebut ada yang sudah berumur puluhan tahun bahkan mungkin juga ada yang umurnya sudah ratusan tahun, begitu menurut para petani yang ditemui RM di gunung Kaledong.

Menurut sumber RM secara terpisah, hutan gunung Kaledong di awasi dan di kelola oleh pemerintah , khususnya KPH kabupaten Garut divisi regional Jawa Barat & Banten sebahagian di kelola oleh KPH kabupaten Bandung divisi regional Jawa & Banten.Kelestarian kawasan hutan perlu di waskat oleh semua pihak agar tidak terjadi perusakan, terutama harus di jaga ketat jangan sampai kecolongan masuknya para perambah hutan dan kawanan pelaku penebang liar ( Ilegal loging) tutur sumber RM di Garut. Dengan kondisi kualitas kayu yang sangat memikat di lokasi hutan tersebut dan mungkin pengawasan para petugas kehutanan sering di nilai lengah rupanya momen ini dimanfaatkan oleh oknum para pelaku Ilegal loging untuk muncul di lokasi tersebut melakukan operasi penebangan liar.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar gunung Kaledong tim wartawan RM (15/07/2020)mencoba masuk ke lokasi titik penebangan tersebut , mengambil gambar-gambar tunggak dan sisa-sisa penebangan liar. Saat itu wartawan juga sempat merekam suara mesin tebang dan berbincang -bincang dengan para pelaku, mereka nampaknya tenang-tenang saja ngobrol sambil memotong-motong kayu gelondongan.

Hari berikutnya(16/07/2020) tim RM datang lagi kelokasi ternyata penebangan masih terus dilakukan. Dalam berita ini belum bisa menjelaskan berapa jumlah pohon yang sudah ditebang secara ilegal dan dalam berita ini belum bisa menjelaskan alat bukti dan kawanan pelaku kecuali sudah di proses secara hukum hingga putusan pengadilan. Berdasarkan hasil temuan di lapangan salah seorang wartawan langsung komunikasi lewat Hp kepada Danru Polhut di kantor KPH Garut, namun saat itu Danru sedang tidak berada di kantor.

Hari berikutnya lagi(19/07/2020) RM mengadakan konfirmasi kesalah seorang pengusaha kayu yang enggan disebutkan namanya di sebuah penggergajian yang lokasinya tidak jauh dari titik penebangan liar, menurutnya Bos pelaku ilegal loging kata-katanya terkesan menantang hukum. Dengan adanya kejadian tersebut beberapa orang tokoh warga di sekitar gunung Kaledong berharap hukum ditegakkan bagi para pelaku ilegal loging agar menjadi efek jera untuk kedepannya.

KRPH setempat yudi mengatakan gunung kaledong resmi di jadikan hutan lindung tahun 2014 data data kejadian penebangan liar tersebut sudah di berikan kepada KRPH oleh PAGUYUBAN ASGAR NUSANTARA yang sekeretariatnya di JL RAYA LELES GARUT namun sampai saat ini kawanan pelaku ilegaloging tersebut masih di biarkan berkeliaran tidak ada tanda tanda penanganan secara hukum bila para pelaku tersebut terus di biarkan tidak menutup kemungkinan tim PAGUYUBAN ASGAR NUSANTARA akan melaporkan kejadian ini ketingkat kementrian kehutanan.(RM.TIM)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button