KRIMINALLangkatSUMATERA UTARA

Maya Lubis Akan Polisikan Fidia Lusiana Terkait Tulisannya di Facebook

8views

BESITANG LANGKAT – RAKYAT MEDIA.COM – Maya Lubis 35 Tahun, warga Lingkungan III Sedapan, Kelurahan Pekan Besitang, Kab.Langkat, Sumatera Utara, akan mempolisikan atau menggugat, Fidia Lusiana, warga Lingkungan III Kelurahan Pekan Besitang, Kab.Langkat, terkait  tulisannya di akun aplikasi Facebook miliknya, demikian dikatakan Maya Lubis yang didampingi suaminya Ropii kepada wartawan Rakyat Media.Com Minggu (13/09/2020)

Fidia Lusiana telah mencemarkan nama baik saya sekeluarga melalui tulisannya, dengan kata kata ” Ini bukan manusia tapi binatang” serta mengunggah foto saya dan suami saya juga anak saya ke dalam Facebook sehingga viral di Media Sosial

Dari perbuatan Fidia Lusiana yang sengaja membuat malu saya sekeluarga maupun keluarga saya lainnya dengan mempublikasikan ke Facebook miliknya,  disini saya tidak senang dan keberatan dan saya akan menuntut Fidia Lusiana dengan melaporkannya ke pihak Kepolisian untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, imbuh Maya Lubis.

BERITA LAINNYA  Ditreskrimsus Polda Kepri Berhasil Amankan Tersangka Tindak Pidana Ujaran Kebecian

Diungkapkan Maya Lubis, peristiwa pencemaran nama baik dirinya sekeluarga dilakukan Fidia Lusiana melalui Facebook, katanya, berawal dari permainan jula jula. Disitu saya mengambil pada urutan dua nomor penarikan, penarikan pertama selesai uang tersebut diberikan kepada saya oleh Fidia Lusiana yang kebetulan Fidia Lusiana ini adalah sebagai ketua dalam permainan jula jula.

Penarikan selanjutnya atau nomor kedua yang seharus milik saya, tapi oleh Fidia Lusiana mengalihkan ke peserta lainnya tampa ada memberitahukan kepada saya. Namun begitu tetap saya tunggu.tunggu juga ujar Maya Lubis, akan tetapi uang dari hasil kumpulan jula jula itu tak jua diberikan ke pada saya. Berangkat dari sinilah timbul pertengkaran antara Maya Lubis dan Ketua jula jula Fidia Lusiana ketika disinggung Rakyat Media.Com.

Semenjak dari persoalan permainan jula jula ini hubungan Maya Lubis dan Fidia Lusiana sudah tidak singkron lagi hingga kasusnya naik menjadi berita ke Rakyat Media.Com. Ironisnya tambah Maya Lubis, Fidia Lusiana sudah tidak bertanggung jawab dalam hal hak saya sebagai penerima dalam penarikan di urutan kedua yang seharusnya diterima Maya Lubis, malah Maya Lubis terus menerus diteror Fidia Lusiana untuk menyelesaikan tunggakan uang iyuran yang belum terselesaikan oleh Maya Lubis, menurut persi Fidia Lusiana, Maya Lubis masih punya tunggakan yang belum terselesaikan, sementara Maya Lubis sama sekali tidak mempunyai tunggakan hutang dan sudah dibayar lunas , papar Maya Lubis menirukan bahasa Fidia Lusiana kepada Rakyat Media.Com.

BERITA LAINNYA  Kwarcab Pramuka Langkat Peringati Hari Pramuka ke 59, Melalui Telekonferensi Video

Akan tetapi Maya Lubis tetap bertahan apa pun serangan yang dilontarkan Fidia Lusiana ke dirinya. Menurut Maya Lubis ianya kesal terhadap Fidia Lusiana  dinilai tidak fair dalam permainan jula jula yang dilakoninya. Seharusnya saya yang sudah dirugikan dalam permainan jula jula yang diketuai Fidia Lusiana, baik materi maupun kata kata tidak sepantasnya dilontarkannya kepada saya. Saya yang merasa keberatan kepada Fidia Lusiana.

Kok malah sebaliknya dia atau Fidia Lusiana membabi buta menghancur kan saya sekeluarga melalui aplikasi Facebook miliknya dengan menga update tulisannya yang tidak senonoh mengatakan saya bukan manusia tapi binatang dengan menyertakan foto saya sekeluarga.

Akibat dari postingannya itu viral ke pengguna Facebook lainnya. Tentu harga diri dan martabat saya dan kelurga rusak. Maka dalam kasus pencemaran nama baik saya dilakukan Fidia Lusiana lewat Medsos ini akan saya gugat melalui jalur hukum sesuai UUD ITE. Dan didukung data data postingan tulisannya dan foto saya sekeluarga dari Akun Facebooknya. Jelas Maya Lubis mengakiri percakapannya dengan Rakyat Media.Com.

BERITA LAINNYA  Napi Program Asimilasi Kembali Melakukan Pencurian Sepeda Motor

Penulis: Sofyan MY Wartawan Rakyat Media.Com. Langkat – Aceh Tamiang.

 

Leave a Response